Selain Greysia Polii, Pemain Cantik Ini Juga Mundur dari Dunia Bulutangkis

News  
Pemain spesialis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi juga memutuskan mundur dari dunia bulutangkis yang membesarkan namanya. (sumber foto: Instagram Ni Ketut Mahadewi)
Pemain spesialis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi juga memutuskan mundur dari dunia bulutangkis yang membesarkan namanya. (sumber foto: Instagram Ni Ketut Mahadewi)

Dua pemain spesialis ganda putri Indonesia memutuskan gantung raket atau pensiun pada akhir pekan lalu. Selain Greysia Polii, juga ada seorang pemain lainnya yang juga mundur dari dunia bulutangkis, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Pemain kelahiran Bali, 12 September 1994 ini memulai karirnya sejak usia delapan tahun, dan sampai saat ini tercatat sudah 20 tahun dia berkecimpung di dunia bulutangkis.

Ketut yang sempat menduduki peringkat 13 dunia bersama Anggia Shitta Awanda, mengumumkan gantung raket pada Sabtu (11/6/2022) lalu. "Sangat sedih marena masih banyak harapan semasa jadi atlit yang belum tercapai," kata Ketut dalam unggahan pribadinya di akun resmi PB Djarum.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Pemain spesialis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi juga memutuskan mundur dari dunia bulutangkis yang membesarkan namanya. (sumber foto: Instagram Ni Ketut Mahadewi)
Pemain spesialis ganda putri, Ni Ketut Mahadewi juga memutuskan mundur dari dunia bulutangkis yang membesarkan namanya. (sumber foto: Instagram Ni Ketut Mahadewi)

Ketut menjelaskan, alasannya gantung raket karena merasa persaingan dunia semakin ketat dan dia merasa sulit untuk bersaing. Harapan untuk ke depannya, dia akan fokus ke keluarga dan dia akan belajar perlahan untuk menjadi seorang pelatih.

Selama berkecimpung di bulutangkis banyak hal yang berkesan, karena ia beberapa kali menjuarai turnamen. “Yang paling mengesankan sebenernya banyak, bersama Anggia juara di Taipei Open, dengan Tania di Rusia Open dan dengan Apriyani di SEA Games 2019,” kata Ketut.

Selain itu, satu tahun lalu, dia juga berhasil menjadi juara Australia Open bersama Serena Kani dan Ia jg berhasil menjadi juara di dua sektor (bersama Serena kani di ganda putri dan bersama Ghana Muhammad Al Ilham di ganda campuran) di ajang Yuzu Isotonic Akmil Open 2021.

"Bangga luar biasa saya bisa jadi bagian di perbulutangkisan Indonesia. Nanti akan ada cerita bersejarah untuk anak dan cucu.Terima kasih untuk semua pelatih dan orang-orang yang sangat berkontribusi dalam perjalanan karir saya. Pamit undur diri, sekian dan terima kasih," tutur pemain berusia 27 tahun ini.

Reporter: Dody Irawan

Editor: Bilal ramadhan

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Tukang Ngopi, Tukang Jalan, Tukang Jajan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image